Pesona Nona Rote Bikin Hati Jadi Klepek-Klepek deh

Penulis: Fredy Suni


Pesona nona Rote, Mayu Yunita Bessie

Tafenpah.com - Pulau Rote tidak hanya terkenal dengan alat musik Sasando-nya yang terkenal hingga luar negeri. Tetapi, pulau Rote juga dikenal sebagai surganya perempuan cantik di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.



Berada di bagian paling Selatan Indonesia, perempuan yang berasal dari wilayah ini menjadi primadona bagi kaum Hawa di NTT.


Mayu Yunita Bessie


Namun, sebelum kita mengenal lebih jauh tentang pulau Rote, termasuk kekayaan alam dan pariwisatanya, ada baiknya kita berkenalan dengan salah satu sahabat saya yang berasal Suku Taratu ( Ndanafeoh).


Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Etnis Gayo Aceh


Namanya Mayu Yunita Bessie atau lebih akrab dipanggil Mayu.


Saat ini ia sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.


Mayu


Mahasiswi semester 7 ini mencoba untuk memberikan pandangannya seputar kebudayaan Rote, terutama soal Belis.



Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya Belis (Mahar) adalah salah satu bagian terpenting sebelum melangsungkan pernikahan dalam setiap kebudayaan yang ada di Indonesia.


"Di kampung saya (Nggaelai), sebelum laki-laki datang ke rumah keluarga perempuan, tentunya ia (laki-laki) harus memahami kebudayaan Rote)" ujar mahasiswi penggemar berat drama Korea ini kepada Tafenpah, Kamis malam, 3 November 2022.



Karena pemahaman yang baik akan kebudayaan Rote akan memberikan rasa nyaman bagi pihak laki-laki untuk memutuskan hubungan ke tahap yang lebih serius.



Komunikasi budaya ini pun berlaku dalam setiap kebudayaan.


Tujuannya ada persetujuan antara pihak laki dan perempuan, terutama Belis.



"Karena bagaiman pun juga Belis itu sebagai pembalasan air susu ibu di suku saya" sambungnya.


Ia juga berharap, sekiranya dengan berbagai permasalahan yang kerap melanda kehidupan keluarga saat ini, terutama persoalan Belis di Provinsi NTT dapat membuka orang tua untuk tidak terlalu menuntut belis kepada pihak laki-laki.



"Kalau bisa belis minta jangan banyak-banyak ( pihak perempuan) supaya tidak membebani (perempuan- laki-laki ) setelah berumah tangga" harapnya.



Begitulah kisah singkat dari Mayu. 



Setelah melihat potretan di atas, apa masih mau untuk meminang nona Rote? 



Semua ini kembali kepada sobat Tafenpahners di mana pun.




Salam hangat



Frederikus Suni Redaksi Tafenpah
Frederikus Suni Redaksi Tafenpah Salam kenal! Saya Frederikus Suni, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Siber Asia || Menekuni bidang Jurnalistik sejak 10 tahun lalu. || Saya pernah menjadi Jurnalis/Wartawan di Metasatu dan NTTPedia. Selain itu, saya juga berkolaborasi dengan salah satu Dosen dari Binus university dan Atma Jaya, terutama Proyek dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, dalam pendistribusian berita ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saya juga pernah menjadi bagian dari Public Relation/PR sekaligus Copywriter dari Universitas Dian Nusantara (Undira) Tanjung Duren Jakarta Barat. Saat ini fokus mengembangkan portal pribadi saya TAFENPAH.COM dan juga menjadi kontributor di beberapa website tanah air, Kompasiana, Terbitkanbukugratis, Eskaber, PepNews, Lombokainsider. Tulisan saya juga beberapa kali dipublikasikan ulang di Kompas.com Saya juga menerima jasa pembuatan Website || Media sosial: YouTube: TAFENPAH GROUP || TikTok: TAFENPAH.COM || Instagram: @suni_fredy || Terkait Kerjasama dapat menghubungi saya melalui kontak ������ || WhatsApp: 082140319973 || Email: tafenpahtimor@gmail.com

Posting Komentar untuk "Pesona Nona Rote Bikin Hati Jadi Klepek-Klepek deh"